Sleman – Kirab api atau torch relay Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2022 berakhir di Pendopo Parasamya Sleman kemarin (22/8). Obor diserahkan kembali oleh Finarsih, mantan juara dunia bulu tangkis ganda putri kepada Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.
Sebelumnya, pada Sabtu (20/8) obor diserahkan Kustini Sri Purnomo kepada Finarsih di petilasan Mbah Maridjan Cangkringan Sleman. Api diambil dari Merapi, dikelilingkan ke seluruh DIY dan sudah selesai, kembali lagi ke Sleman. “Ini menandakan semangat kobaran api untuk Porda dan Peparda,” ujar Kustini.
Kirab api dilepas oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa di tempat yang sama. Dan dibawa berkeliling dengan rute hari pertama dari petilasan Mbah Maridjan Cangkringan – Ngemplak – Kalasan – Prambanan – Gunungkidul – Berbah – dan menginap di Pendopo Ambarrukmo. Rute hari kedua obor dibawa dari Pendopo Ambarrukmo – Bantul – Kulonprogo – GOR Cangkring – Sermo – Minggir – Moyudan – Godean – Minggir – dan menginap di Mlati.
Sedangkan rute hari ketiga dimulai dari Mlati – Depok – Kota Jogja – Gamping – Pakem – Ngaglik – Turi – Tempal – Sleman – dan berakhir di Pendopo Parasamya Sleman.
Ketua Pelaksana PORDA XVI dan PEPARDA III Kabupaten Sleman Aji Wulantara mengatakan tidak ada kendala dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. “Ini justru menjadi semangat bersama,” ujarnya